SUARA INDONESIA
Banner

Lama Tak Ada Kabar, Askona Bondowoso Lakukan Penyegaran Pengurus, Suprapto Jadi Nahkoda Baru

BONDOWOSO - Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Kabupaten Bondowoso melakukan penyegaran pengurus dengan menunjuk dan menyepakati Suprapto menjadi ketua baru, yang sebelumnya dipimpin oleh Ustad Rasyid.

Penyegaran pengurus itu dilakukan melalui forum silaturahmi para pengurus dan anggota Askonas Bondowoso di Cafe Orila, Nangkaan, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Penyegaran dan mengganti ketua baru itu dilakukan, karena Askonas Bondowoso lama tidak terdengar kabar serta perkembangannya jalan ditempat saat dipimpin oleh Ustad Rasyid.

Hal itu disampaikan Syaiful Bahri Husnan Pembina Askonas Bondowoso saat menghadiri acara pada media, Jumat (17/6/2022).

" Saya kaget sekalinya saya diundang, malah mendengar banyak keluhan dari anggota. Saya malah tidak tahu saya masih sebagai pembina atau sudah diganti," terangnya bingun.

Karena Mas Syef (panggilan akrabnya) sifatnya hanya banyak mendengar dan memberikan saran di saat diminta oleh anggota.

"Saya tidak banyak tahu terkait dengan profesi Kontraktor. Saya dulu diminta untuk menjadi pembina karena kedekatan emosional saja sebagai sahabat dari pengurus PW Askonas Jatim," terangnya.

Pihaknya berharap, kedepan, Askonas Bondowoso bisa lebih baik dan mampu memberikan kontribusi terbaik kepada pembangunan Bondowoso kedepan.

Suprapto Ketua Baru Askonas Bondowoso, setelah disepakati oleh pengurus dan anggota menyampaikan, berkomitmen akan memfasilitasi kebutuhan pengurus, baik soal pinjaman keuangan pengurus dan anggota dan memfasilitasi kebutuhan kantor di pusat kota.

" Kami akan fasilitasi Askonas Bondowoso ini untuk pengadaan kantor yang di daerah pusat kota agar koordinasinya mudah," kata Suprapto.

Suprapto menerangkan, maski Ustad Ustad Rasyid sudah diganti, namun tetap akan diakomodir berdasarkan usulan anggota yang akan dikembalikan menjadi dewan penasehat Askonas.

Menurutnya, Ustad Rasyid juga mempunya jasa selama Tiga tahun yang ikut menggagas berdirinya Askonas di Bondowoso.

Dia menyempatkan, akan berupaya bagaimana Askonas Bondowoso lebih bergairah maju dari sebelum sebelumnya. Askonas terbentuk di Bondowoso sejak Tahun 2019, anggotanya sebanyak 16 Orang

" Sebelumnya Askonas ini memang vakum, tidak ada forum rapat-rapat koordinasi bersama anggota dan rapat ketua dan pengurus terkait laporan akhir tahun," katanya.

Di lain pihak, Danu Anggota Askonas Bondowoso mengaku, sebelumnya memang keberadaan organisasi kontraktor ini seakan tidak jelas keberadaanya, tidak seperti organisasi kontraktor lainya.

" Sejak Askonas Bondowoso ini dibentuk sejak 3 tahun, kelihatanya jalan di tempat, anggota dan pengurus yang lain sering bertanya-tanya ketika mau mengurusi pekerjaan yang berkaitan dengan konstruksi seakan-akan tidak punya bapak, hingga saat ini dilakukan reshuffle," katanya.

Dia berharap dengan bergantinya ketua yang baru akan ada perubahan secara total soal kenerka kedepan di tubuh Askonas Bondowoso.

Katanya, ke depan keluhan anggota harus ditampung, khususnya yang berkaitan dengan soal pekerjaan kegiatan kontraktor.

" Paling tidak perubahan kedepan ini kita harus punya kantor dan fasilitas sebagainya, kita perlu duduk bersama soal berbagai pekerjaan, jika sedikit dapatnya perlu bergantian,ia sukur-sukur bisa tercover semua," harapnya.










Apa Reaksi Anda?