SUARA INDONESIA
Banner

Pengunjung Kawah Ijen Bondowoso Masih Diwajibkan Terapkan Prokes

BONDOWOSO – Meski penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mulai menurun, namun pemerintah tetap mewajibkan pengunjung wisata kawah ijen Bondowoso diwajibkan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Soekaryo Pj Sekretaris Daerah Bondowoso, Jumat (9/10/2021)

Lebih lanjut, Soekaryo menerang kan, Berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur tanggal 7 September kemarin, TWA Kawah Ijen kini dibuka, namun dibatasi untuk menghindari terjadinya kerumunan.

SE tersebut katanya juga mengacu kepada pembatasan kegiatan masyarakat sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19.

Dikatakannya, SE BBKSDA itu juga mempertimbangkan beberapa regulasi lainnya. Yakni SE Direktur Jenderal KSDAE, SE Bupati Bondowoso dan SE Bupati Banyuwangi.

“Memang benar sudah dibuka. Sesuai dengan SE itu,” ungkapnya.

Pembatasan pengunjung itu, kata dia, hanya 25 persen saja dari kuota pengunjung harian.

"Pengunjung wajib menggunakan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pada tempat serta fasilitas yang sudah disediakan," ujarnya.

Dia memaparkan, sedangkan untuk pemesanan tiket masuk TWA Kawah Ijen hanya dapat dipesan secara daring melalui website resmi BKSDA Jatim.

"Pengunjung yang datang wajib menunjukkan tanda bukti vaksinasi serta mengikuti Prokes yang ada,"umbuhnya.

Bila TWA Kawah Ijen sudah dapat lampu hijau dibuka. Berbeda dengan Kalipait. Untuk kalipait sendiri masih belum dibuka untuk pengunjung.

“Kalau untuk Kalipait belum dibuka. Karena memang belum ada fasilitas pendukung yang disediakan oleh pihak balai besar,” tutupnya.

Apa Reaksi Anda?