SUARA INDONESIA BONDOWOSO

Pendukung SABAR Kecewa, Jalan Rusak di Setiap Kecamatan Wabup Bondowoso Hanya Minta Maaf

Bahrullah - 18 January 2022 | 12:01
Peristiwa Daerah Pendukung SABAR Kecewa, Jalan Rusak di Setiap Kecamatan Wabup Bondowoso Hanya Minta Maaf
Johan Efendi atau Johan Gondrong saat memberikan pernyataan pers ( Foto: Bahrullah/Suaraindonesia)


BONDOWOSO - Johan Efendi, pendukung pasangan Salwa- Irwan Bachtiar Rahmat (SABAR) saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bondowoso pada tahun 2018 merasa kecewa.

Pasalnya, jalan rusak yang hampir terjadi di setiap kecamatan, Irwan Bachtiar Rahmat Wakil Bupati Bondowoso hanya melontarkan kata maaf.

Johan mengatakan, saat ini para pendukung sabar butuh tindakan yang nyata tentang pengaspalan jalan yang sudah rusak dan berlobang.

" Masyarakat tidak butuh hanya minta maaf, tapi butuh bukti kinerja pemerintah sesuai dengan Visi-Misinya untuk menganggarkan pembangunan, khususnya pembangunan jalan yang rusak agar segera diaspal atau dibangun," katanya pada media, Selasa (18/1/2022).

Menurut salah seorang berambut gondrong, warga Desa Padasan ini menyatakan, seharusnya Wabup Irwan tidak hanya sekedar minta maaf, tapi harus mendorong dinas terkait untuk menganggarkan jalan-jalan yang sudah rusak untuk dibabangun.

" Kalau malu lihat jalan rusak, tolong dianggarkan untuk dibangun atau diaspal, jangan hanya minta maaf saja. Kalau hanya minta maaf tidak bisa menyelesaikan masalah dan menutup lubamg jalan yang sudah rusak," imbuhnya.

Dia mengungkapkan, di beberapa titik kecamatan juga menemukan jalan rusak dan berlubang. Seperti, di Kecamatan Pujer, jalan penghubung antara Desa Kejayan dan Desa Tangsil Kulon Kecamatan Tenggarang, Jalan Penghubung Desa Sukokerto dan Maskuning, di Kecamatan Grujugan, Tlogosari, Cermee, Pakem, Tamanan, dan Jambesari Darus Sholah.

" Apakah pemerintah masih menunggu korban berjatuhan, kemudian baru akan memperbaiki jalan yang rusak itu," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Irwan Bachtiar Rahmat Wakil Bupati Bondowoso merasa malu dan meminta maaf lantaran jaran rusak hampir terjadi di setiap kecamatan.

Irwan menyatakan, kerusakan jalan terjadi di setiap kecamatan disebabkan karena tidak ada pembangunan, sebab kondisi keuangan mengalami defisit, sementara di sisi lain APBD Bondowoso difokuskan untuk penanganan Covid-19.

" Saya merasa malu melihat jalan rusak dan saya minta maaf pada masyarakat Bondowoso," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (17/1/2022).

Lebih lanjut, Wabup Irwan, menerangkan, jalan rusak yang pernah ia lewat, seperti jalan di Tamanan, di jalan yang ke arah Kecamatan Jambesari ke Pujer.

" Saya pernah lewat kesana, saya sampai malu. Apalagi saya naik mobil P2, makanya saya tempo hari ingin fokus penanganan infrastruktur dulu," imbuhnya.

Dia menargetkan tahun 2023 kondisi pembangunan fisik sudah membaik, seperti pembangunan jalan akan diprioritaskan.

Dia menuturkan, saat ini juga sudah melakukan inventarisasi terhadap jalan-jalan yang rusak itu.

" Makanya ini semua sudah kita inventarisir, dan sudah kita usulkan di DAK. Melalui dinas PU," pungkasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Bahrullah
Editor : Bahrullah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya