SUARA INDONESIA BONDOWOSO

Tak Kebagian Gas Elpiji 3 kg, Warga Tamanan Bondowoso Kecewa, Pengkalan Utamakan Pengecer

Bahrullah - 14 April 2021 | 14:04
Peristiwa Daerah Tak Kebagian Gas Elpiji 3 kg, Warga Tamanan Bondowoso Kecewa, Pengkalan Utamakan Pengecer
Tampak Warga Tamanan Mengantri di Pengkalan saat Menunggu Tabung Gas Elpiji yang diturunkan dari Truk Pengangkut (Foto Istimewa)

BONDOWOSO - Di tengah situasi kelangkaan gas Elpiji ukuran tabung 3 kg masih saja ada pangkalan yang lebih mengutamakan pengecer, sehingga warga yang membutuhkan dan lama-lama mengantri tidak kebagian gas Elpiji 3 kg

Peristiwa itu terjadi di salah satu pangkalan di Desa Tamanan, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Jum'at (16/4/2021).

Saat kedatangan Truk pertamina yang memuat Elpiji 3 kg sontak membuat warga bergegas mengantri. Namun Tak berselang lama, kemudian pemilik pangkalan CW (nama samaran) mengumumkan bahwa barang habis untuk warga yang mengantri, akhirnya mereka kecewa dengan pulang tangan hampa.

CW mengatakan Gas tersebut akan dikirim ke pengecer.

Sugik, Salah satu warga yang tidak kebagian menuturkan, dirinya menyaksikan betul bahwa gas di truk pertamina masih banyak.

"Saya lihat tadi gas dari truk pertamina di pindah ke mobil chevrolet sama pemilik pangkalan," katanya.

Dengan penuh kecewa, salah seorang warga Tamanan itu pun pulang tanpa hasil meskipun sudah antri dengan warga lain berjam jam.

Sugik menambahkan, bahwa gas tersebut sudah jadi milik pengecer bukan buat warga yang antri.

"Tadi si CW bilang gas tersebut sudah habis untuk warga yang antri, karena sudah milik pengecer," keluh Sugik.

Bunawi, seorang warga juga pernah mengalami hal sama, terlanjur antre namun tidak diberi jatah gas 3 Kg tersebut oleh pemilik pangkalan. 

"Saya mau beli gak dikasih, katanya gak diecer ke warga," paparnya.

Hingga hari ini, kelangkaan gas elpiji 3 kg di sekitar Tamanan dan Bondowoso pada umumnya masih terjadi dan harga masih tergolong melangit.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Bahrullah
Editor : Bahrullah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya