SUARA INDONESIA BONDOWOSO

Hadir di Acara Program Hapus Tato Gratis GPK, Bagini Pesan Bupati Bondowoso

Bahrullah - 13 March 2021 | 18:03
Peristiwa Daerah Hadir di Acara Program Hapus Tato Gratis GPK, Bagini Pesan Bupati Bondowoso
Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat membuka secara resmi pelaksanaan hapus tato gratis yang diselenggarakan Gerakan Pemuda Ka'bah (Foto Istimewa).

BONDOWOSO - KH Salwa Arifin Bupati Bondowoso mengapresiasi program hapus tato gratis yang dilaksanakan oleh Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Bondowoso bersama lembaga sosial Berani Hijrah Baik (BHB).

"Saya mengapresiasi GPK yang menyelenggarakan kegiatan ini, karena ini menjadi jembatan bagi mereka yang mau berubah," kata Bupati Salwa saat memberikan sambutan di acara tersebut, Sabtu (13/3/2021).

Lebih lanjut, Bupati Salwa mengatakan, program ini bisa ditindak lanjuti tahun depan dengan bekerja sama pemerintah daerah, melalui Dinas Kesehatan.

Program tersebut menurut Bupati Salwa, sangat membantu bagi orang-orang yang ingin menghapus tatonya, namun terkendala oleh biaya yang cukup lumayan mahal.

"Banyak masyarakat yang terlanjur  bertato ingin menghapus tatonya. Namun karena biayanya mahal, mereka membiarkannya. Maka kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan dan membantu," cetusnya.

Dia menuturkan, terkadang pemakai tato sudah gelisah, kemudian mau menghapusnya. Sementara menghapus menggunakan cara tersendiri itu dapat merusak tubuh dan membahayakan dirinya.

Pihkanya menyampaikan terimakasih kepada GPK Bondowoso dan lembaga BHB yang telah menginisiasi kegiatan ini.

Ke depan kata dia, hapus tato gratis ini bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Bondowoso. Yakni melalui dinas kesehatan.

"Kegiatan ini mesti harus berkelanjutan. Ternyata dari GPK sendiri sudah siap untuk melangkah ke sana. Pemerintah sangat mendorong. Bisa menggandeng dengan dinas terkait," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PC GPK Bondowoso, Syaiful Bahri Husnan mengatakan, bahwa kegiatan hapus tato ini akan berlanjut. Mengingat tato tidak langsung bersih 100 persen dalam sekali hapus.

"Bisa tiga sampai empat kali. Makanya kegiatan ini harus berkelanjutan. Dalam setahun bisa tiga sampai empat kali juga. Kalau ada lagi, mereka akan dipanggil lagi," katanya.

Menurutnya, hapus tato ini menggunakan teknologi laser dan dijamin aman. "Dalam jangka panjang, target kami bisa punya alat sendiri. Biar tidak jauh-jauh melibatkan teman dari Jakarta," jelasnya.

Ke depan kata dia, pihaknya akan menggandeng pemerintah setempat. Sehingga bisa semakin mudah. "Apalagi nanti punya alat sendiri," imbuhnya.

Hapus tato gratis yang dilaksanakan GPK Bondowoso itu, berlangsung di Gedung BLK Tenggarang. Namun karena pesertanya banyak, kegiatan itu dilaksanakan dua hari. Yaitu 13-14 Maret 2021. Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Salwa Arifin.

Informasi dihimpun, total ada 148 peserta hapus tato gratis. Rinciannya, 38 perempuan dan 110 adalah laki-laki.

Persyaratannya cukup mudah. Para peserta hanya cukup menyetorkan hafalan 10 ayat pertama Surah ar-Rahman. Jika tidak hafal bisa juga dicicil.

Peserta juga harus melampirkan surat medical check up penyakit menular. Seperti HIV, diabetes dan Hepatitis C. Sebelum tatonya dibersihkan, peserta terlebih dahulu juga di rapid antigen.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Bahrullah
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya