SUARA INDONESIA BONDOWOSO

Militer Taiwan Latihan Tempur di Dekat Pangkalan Militer China! Ancaman Invasi Kian Nyata

Ricky Tri Setiawan P - 09 August 2022 | 20:08
Peristiwa Internasional Militer Taiwan Latihan Tempur di Dekat Pangkalan Militer China! Ancaman Invasi Kian Nyata
Jet tempur Angkatan Udara Taiwan di landasan pacu di pangkalan udara di Hsinchu, Taiwan, Jumat, 5 Agustus 2022. (Foto: AP)

SUARA INDONESIA – Beberapa waktu lalu China mengadakan latihan militer, oleh karena itu Taiwan juga mengadakan latihan Militer, Selasa (9/8/2022). 

Kementerian pertahanan Taiwan setempat memberikan pernyataan bahwa artileri akan diluncurkan sebagai simulasi pertahanan pulau dari serangan.

Menteri Luar Negeri Taiwan mengatakan, Selasa (9/8), China menggunakan latihan militer untuk persiapan kemungkinan melakukan invasi ke Taiwan, sementara Taiwan memulai latihan militer untuk menunjukkan kesiapan menggagalkan

Tindakan ini dilakukan pasca berhari-hari diteror oleh latihan besar-besaran militer China.

Tentara Xi Jin Ping mengelilingi pulau tersebut sejak Kamis pekan lalu, mereka meluncurkan kapal perang dan jet tempur, bahkan menembakkan rudal balistik.

Juru bicara Angkatan Darat Kedelapan Taiwan, Lou Woei-jye, membenarkan latihan itu hari pada ini.

Pusatnya sebagaimana dimuat AFP, di wilayah selatan Pingtung.

Latihan akan dilakukan selama satu jam.

Menurutnya ini hanya latihan biasa yang sudah diagendakan dan bukan balasan untuk China.

Sementara itu, dalam konferensi pers, Menteri Luar Negeri Taiwan mengatakan bahwa menggunakan latihan militer untuk mempersiapkan jika terjadi invasi. Ini untuk mengubah status quo di kawasan Asia-Pasifik.

“China telah menggunakan pedoman dan latihan tersebut untuk mempersiapkan invasi ke Taiwan,” kata Joseph Wu, dalam konferensi pers di Taipei.

Dikutip dari Reuters, ia juga mengatakan kedatangan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi dijadikan kambing hitam oleh China.

Sementara Wu menuding China tidak akan mampu mempersiapkan drone, serangan kampanye dan siber dalam waktu yang sangat dekat itu.

“Niat sebenarnya China adalah untuk mengubah status quo di seluruh wilayah dan Selat Taiwan," ungkapnya.

“Latihan militer di sekitar Taiwan merupakan pelanggaran berat terhadap hukum Internasional, dan menghalangi salah satu rute pelayaran tersibuk di dunia,” tambahnya dikutip media tersebut.

China melakukan latihan militer pada Kamis. Sampai kemarin, latihan masih terus dilakukan di Laut China Selatan (LCS) dan di wilayah Sungai Kuning dekat Korea.

China sendiri marah atas kedatangan Polisi ke Taiwan dan menganggapnya sikap mendukung kemerdekaan.

Menurut China, Taiwan merupakan bagian dari provinsinya dan akan mengambil lagi pulau itu tanpa atau dengan kekerasan.


Artikel ini dikutip dari media partner Suaraindonesia, VOA Indonesia. voaindonesia.com

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Ricky Tri Setiawan P
Editor : Bahrullah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya