BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui perpustakaan daerah mencanangkan gerakan literasi daerah dalam menghadapi tantangan era keterbukaan dan globalisasi.
Kegiatan itu dilaksanakan di Pendopo Bupati Bupati Bondowoso, yang dihadiri oleh Duta Baca Jatim, Heraldha Savira, Kamis (8/4/2021).
Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin saat memberikan sambutan mengatakan, di ajaran islam yang termaktub di dalam isi Al-qur'an diawali dengan perintah untuk mambaca.
"Dengan membaca tidak hanya dapat meningkatkan kecerdasan intelektual, akan tetapi juga meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual. Membaca dapat membuka jendela dunia," ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Salwa mengatakan, dengan banyak belajar dan membaca akan menjadi pribadi seutuhnya, terutama dalam menghadapi tantangan di era globalisasi dan keterbukaan.
Bupati Salwa membeberkan, berdasarkan survei yang dilakukan oleh UNESCO, minat dan baca di Bondowoso masih dibilang relatif rendah. Sebab budaya baca masih relatif rendah, karena budaya membaca belum dianggap sebagai suatu kebutuhan.
Saat ini kata Bupati Salwa, bagaimana cara untuk memperkenalkan budaya membaca kepada masyarakat. Yakni dengan penyelenggaraan perpustakaan dan ketersediaan bahan pustaka yang cukup lengkap dan berkualitas. Serta diperlukan inovasi baru untuk menjadi perpustakaan lebih dekat dan menarik bagi masyarakat.
Bupati Salwa berharap, dengan gerakan Literasi Daerah ini, agar dapat meningkatkan gemar membaca bagi masyarakat serta mampu mempercepat tercapainya visi misi Kabupaten Bondowoso.
“Terutama dalam meningkatkan indeks pendidikan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masyarakat Kabupaten Bondowoso,” pungkasnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Bahrullah |
| Editor | : Bahrullah |
Komentar & Reaksi