SUARA INDONESIA
Banner

Di Tengah Pandemi, Atlet Sepak Bola Putri Persebaya, Asal Bondowoso Berlatih di Sawah

BONDOWOSO- Bencana internasional pandemi virus corona atau covid-19 belakangan ini yang terjadi telah membawa dampak yang sangat serius di segala bidang sektor kehidupan, termasuk pula dunia olahraga persepakbolaan juga terkena imbasnya.

Akibat pandemi ini para atlet persepakbolaan jarang merumput dan terpaksa pulang kampung, karena mengikuti protokol kesehatan (Protkes) covid-19. Salah satunya dialami oleh Feni Nurohman, warga Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, pesepakbola Persebaya yang kini sudah pulang ke kampung halamannya di Bondowoso.

Perempuan kelahiran 21 April 2001 ini yang sering bermain di Liga 1 Sepek Bola, meski di tengah pandemi di kampung halamannya tetap berlatih untuk menjaga kondisi kualitas fisiknya agar tetap stabil. Selain itu menyiapkan diri ketika kompetisi bergulir lagi nanti di kemudian hari.


Meski tidak di lapangan Persebaya, Feni melakukan latihan mandiri bersama ayahnya di rumah. Bahkan uniknya latihan itu dilakukan di sawah. Yaitu memanfaatkan terasering sawah untuk melatih kekuatan otot.

Perempuan putra daerah Bondowoso yang bergabung dengan Persebaya sejak 2019 ini juga mengatakan, dalam suasana pandemi ini memang harus bersabar, tapi tidak harus berhenti untuk terus berlatih dalam mempersiapkan diri di event pertandingan sepak bola berikutnya.

"Di tengah pandemi ini memang kita harus bersabar. Saat ini yang bisa kita lakukan hanya berdoa agar pandemi segera berakhir," terangnya, Kamis (24/12/2020).

Katanya, Liga 1 Putri belum jelas kapan akan digelar. Sehingga ia dan rekan-rekan setimnya di Persebaya putri belum mendapatkan kejelasan kontrak baru. Bahkan, klub putri Liga 1 lainnya pun belum ada yang open kontrak.


Dia juga membantah, jika ada beberapa rekan setimnya yang sudah tanda tangan kontrak bersama Arema FC putri untuk Liga 1 tahun depan. 

“Untuk Arema itu persiapan event di Jogja bukan buat liga. Jadi mereka yang bilang dikontran untuk Liga 1 salah persepsi,” terangnya alumni SMAN 1 Tenggarang Bondowoso itu.

Dia sendiri tetap ingin membela Persebaya saat Liga 1 bergulir nanti. Namun pihaknya mengaku belum disodorkan kontrak baru lagi dari manajemen Persebaya, sehingga belum mengerti apakah tetap membela Persebaya atau tidak ketika Liga 1 bergulir kembali nanti.

Apa Reaksi Anda?