SUARA INDONESIA
Banner

Jelang Konfercab NU Bondowoso, Nama KH Abd Qodir Syam Kembali Mencuat

BONDOWOSO - Menjelang pelaksanaan konferensi cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Bondowoso 2021 yang tidak lama lagi akan digelar. Nama KH Abd Qodir Syam, yang saat ini masih aktif menjabat ketua Tanfidziyah, kini muncul kembali sebagai calon ketua PCNU Bondowoso.

Informasi yang mencuat ke permukaan, saat ini ada sejumlah nama kandidat ketua PCNU Bondowoso di kalangan Nahdliyyin, seperti KH Nawawi Maksum, Pengasuh Ponpes Nurut Taqwa, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua ISNU Bondowoso dan Dr KH Mas’ud Ali yang tak lain adalah Wakil Ketua PCNU Bondowoso serta Dosen aktif IAIN Jember.

Mencuat pula nama KH Abd Qodir Syam yang tak lain merupakan petahana Ketua PCNU Bondowoso sebelumnya.

KH Abd Qodir Syam, melalui sambungan telepon saat dikonfirmasi menyatakan, siap maju selagi masih dianggap bisa bermanfaat untuk melaksanakan apa yang menjadi kehendak warga nahdliyin.

"Selama saya dianggap masih bisa bermanfaat dan melaksanakan apa yang menjadi kehendak warga Nahdlatul Ulama (NU)," ujarnya, Selasa (6/4/2021).

Lebih lanjut, KH Abd Qodir mengatakan, di NU itu sudah ada garis-garis perjuanganya. Saat ini PCNU di kabupaten tinggal melaksanakan apa yang menjadi amanat hasil konferensi yang sudah ada, dan program yang dilaksanakan seharusnya tidak boleh bertabrakan dengan program-program yang sudah ada di PBNU.

"PCNU kedepan tinggal bagaimana menjalankannya program-program yang sudah ada," imbuhnya.

Soal terorisme kata KH Abd Qodir, tidak mengerti betul apa yang dimaksud dengan terorisme.

KH Abd Qodir menuturkan, kalau terorisme itu dirasa mengganggu, baik terhadap ketentraman masyarakat, apalagi mengganggu kedaulatan negara, maka itu urusannya pemerintah. Sementara tugas PCNU adalah membangun akhlak sesuai dengan yang diperjuangkan oleh Nahdlatul Ulama (NU).

Menurutnya, kalau memang pemerintah merasa ada masalah dengan terorisme atau seterusnya, maka pemerintah tinggal menjelaskan kepada ormas-ormas yang ada.

"Kalau NU dirasa paling bisa berbuat untuk bagaimana membangun akhlak, sehingga mereka berakhlak yang baik, maka harapannya NU Bondowoso bisa melakukan hal itu ke depan," tutupnya.

Sekedar untuk diketahui, pelaksanaan konferensi cabang (Konfercab) PCNU Bondowoso 2021 ini akan dilaksanakan pada tanggal 9 April 2021 dengan menggunakan sistem zonasi untuk mencegah terjadinya kerumunan massa skala besar di tengah pandemi.

Total keseluruhan ada 5 tempat zona, zona pertama ditempatkan di Pondok Pesantren Darul Falah Cermee, zona kedua di Pondok Pesantren Kunuzul Imam Sekarputih, zona ketiga di Pondok Pesantren Al Faruq, zona keempat di Pondok Pesantren Nurul Ulum Cindogo Tapen, dan zona kelima Pondok Pesantren Raudatul Mustarsidin Sumber Wringin.

Apa Reaksi Anda?