SUARA INDONESIA
Banner

PC PMII Bondowoso Latih Kadernya Ilmu Agribisnis

BONDOWOSO- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bondowoso menggelar kegiatan pelatihan agribisnis.

Pelatihan itu melibatkan seluruh kader delegasi masing-masing komisariat PMII se Bondowoso di Graha Pergerakan PMII Bondowoso, yang berada di kawasan Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Sabtu, (23/1/2021).

Hadir dalam acara tersebut sekaligus bertindak sebagai Narasumber, Bapak Ahmad Syawaludin, Dewan Pakar HKTI CEO PT Bengkel Bumi Mandiri, Bogor, Jawa Barat.

Tidak juga ketinggalan, turut hadir dalam acara itu, Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Bondowoso, Asnawi Sabil dan 56 orang peserta yang berasal dari Fakultas Pertanian UNEJ Kampus II Bondowoso, Fakultas Pertanian Universitas Bondowoso (UNIBO), Poltek Kampus Bondowoso, PK PMII STIT-TA, PK PMII ATTAQWA, PK PMII UNIBO, PK PMII Wahid Hasyim, PK PMII DaruL Falah, PK PMII UNEJ Kampus di Bondowoso, Kelompok Tani dan SMK Manbaul Ulum.

Syaiful Khoir, Ketua PC PMII Bondowoso, mengatakan, pelatihan agribisnis penting dilakukan untuk melatih mahasiswa, khususnya Kader PMII dan Masyarakat secara umum.

Menurut Khoir, pelatihan ini sangat dibutuhkan untuk mencintai bidang agribisnis sebagai salah satu benteng ketahanan pangan di Indonesia.

" Kami sengaja mengundang Bapak/Ibu/Sahabat/i sekalian untuk bagaimana kemudian dapat mencintai dan berkontribusi dalam pengembangan agribisnis," ujarnya.


Khoir menerangkan, pemuda hari ini banyak yang cenderung risih dalam menyentuh agribisnis, khususnya yang bersinggungan dengan lahan, sawah, dan peternakan.

Kegiatan semacam ini kata Khoir, diharapkan nantinya semua peserta dapat mempraktekkan ilmu di masyarakat secara luas, tentu harapannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara, H. Asnawi Sabil, Ketua IKA PMII Bondowoso, menambahkan, selaku Ketua IKA PMII Bondowoso sangat mengapresiasi betul atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

" Karena ini bidang agribisnis, tentunya menjadi tantangan kita kedepan untuk terus melakukan dan menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik di Indonesia," ungkapnya.

Menurutnya, tantangan ke depan adalah soal ketersediaan pangan itu menjadi suatu yang sangat mutlak dan penting, sebab bagaimanapun hari ini ketika berbicara soal pangan, mau tidak mau harus memutar otak.

Karena, lanjut sabil, manusia yang semakin bertambah, lahan semakin sempit, dan yang mau makan semakin banyak, maka secara otomatis ketersediaan pangan juga wajib harus bertambah.

" Sekali lagi saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, sekalipun PC PMII Bondowoso belum dilantik, mereka sudah berani melaksanakan kegiatan semewah ini. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan menjadi jawaban terhadap persoalan kelangkaan pupuk yang terjadi di Bondowoso saat ini," pungkas pelopor berdirinya Graha PMII Bondowoso itu.

Apa Reaksi Anda?